Semusim M2F 2015
"Dedikasi Terbaik Untuk Yang Dicintai Karena Allah" oleh K'Oki Setiana Dewi :)Ada banyak catatan yang saya dapatkan dari Kak Oki Setiana Dewi melalui seminar yang diadakan oleh M2F (Medical Muslim Family).Dalam seminar tersebut, K'Oki membahas tentang Muslimah dan Peranannya. Selain itu K'Oki juga membahas tentang Persiapan Pra Nikah :D waduhh masih lama kk Oki HEHEHE :D
Teman-teman, ternyata kita sebagai muslimah mempunyai begitu banyak peranan dalam kehidupan ini. Adapun peranan tersebut diantaranya :
1. Hamba
Kita lahir di dunia ini telah berjanji kepada Allah bahwa tidak ada Tuhan yang patut kita sembah kecuali Allah SWT. Hal ini sudah ditetapkan Allah dalam kitab-Nya yaitu Q.S Al-Dzariyat :56 yang artinya: "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepada-Ku."Ingatlah bahwa kita hidup di dunia ini hanya sebagai musafir yang singgah untuk mengumpulkan bekal agar perjalanan sampai ke tempat tujuan (akhirat). Untuk mencapai tujuan itu, kita harus bertahan dalam perjalanan ini. Oleh karena itu kita harus menanam bibit-bibit kebaikan, kita pupuk, dan kita rawat hingga kita bisa menuai buahnya yang manis di akhirat kelak.
Note : "Muslimah yang pandai adalah muslimah yang mampu mengatur waktu selama hidupnya. Dalam hal ini mempergunakan waktu dengan dengan sebaik mungkin. Sebagaimana dikatakan oleh Rasulullah "Sebaik-baik manusia dia yang bisa bermanfaat untuk orang lain." So, jadilah orang yang ketidakhadirannya di cari dan kehadirannya yang selalu dinanti :)
Wahai saudariku, jadikanlah mati sebagai pengingatmu bahwa kita kelak akan kembali kepada-Nya.
2. Diri
Dalam diri kita, ada 3 peranan yang harus kita jalankan sebagai seorang muslimah yaitu:a). Tubuh. Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna diantara ciptaan-Nya yang lain. Oleh sebab itu, kita sebagai perempuan mempunyai kewajiban untuk menutup aurat yaitu memakai hijab sesuai syari'at. Adapun perintah Allah untuk menutup aurat yaitu terdapat dalam Q.S.Al-Ahzab :59 yang artinya: "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang. Dengan demikian selain sebagai identitas, ternyata baju muslimah juga sebagai pelindung.
Note: "Wanita yang cantik dalam Islam yaitu wanita yang malu ketika berbuat maksiat."
"Pakaianmu adalah lambang kepribadianmu"
b). Akal. Inilah kelebihan lain yang diberikan Allah kepada manusia dan yang membedakan antara manusia dan hewan. Wanita hebat tidak hanya mengandalkan kecantikannya, tapi juga mampu mempergunakan akal dan pikirannya untuk terus belajar tanda-tanda kekuasaan Allah. Manfaatkan masa mudamu sebaik mungkin untuk terus belajar, belajar, berkarya dan terus berkarya. Sebagaimana dalam hadits telah disebutkan bahwa "Barangsiapa yang menghendaki kebahagiaan di dunia, maka harus dengan ilmu, barangsiapa yang menghendaki kebahagiaan di akhirat maka harus dengan ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki kebahagiaan keduanya (dunia dan akhirat) maka harus dengan ilmu." Subhanallah begitu pentingnya menuntut ilmu, terutama ilmu agama. Sejatinya, seimbangkanlah anatar ilmu dunia dan ilmu akhirat.
c). Jiwa. "Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat." Alaa bidzikrillahi tathma-innul quluub yang artinya: "Sungguh dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang."
3. Anak
Semua anak yang lahir di dunia ini dalam keadaan suci dan juga beragama Islam. Hanya orang tuanya yang menjadikan mereka Yahudi atau Nasrani.
"Birrul walidaini" yaitu ihsan atau berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua dengan memenuhi hak-hak kedua orang tua serta menaati perintah keduanya selama tidak melanggar syariat.
Kita sebagai wanita muslimah yang lahir dari rahim yang suci dari wanita mulia mempunyai tugas yang berat dalam menjadi seorang anak. Dalam Islam, perkataan “Ah” saja termasuk suatu dosa kepada
orang tua apalagi, membentak, memukul, atau hal lainnya yang lebih kejam.
Selain itu juga perlu berlemah lembut kepada orang tua selalu mendoakan
keduanya agar dikasihi oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman
Allah SWT dalam Q.S.Al-Isra :23) yang artinya: “ Dan Tuhanmu telah
memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu
berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di
antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan
janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang
mulia.”
Ada banyak bentuk pergaulan yang ada di dunia ini. Hidup itu pilihan. Ketika kita bergaul dengan orang yang salah, maka kita akan ikut-ikutan dengannya demikian pula sebaliknya, ketika kita berteman dengan orang-orang yang sholehah, maka In syaa Allah kita juga akan ikut-ikutan dengannya. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda, "Seseorsng itu tergantung agama temannya. Maka lihatlah salah seorang di antara kalian dengan siapa ia berteman."
Rasulullah saw. mengumpamakan teman yang baik dan teman yang buruk seperti penjual minyak wangi dan peniup abupan tukang besi. Penjual minyak wangi bisa memberimu atau engkau membeli darinya, bisa pula engkau sekedar mendapatkan aroma wangi bersamanya. Adapun peniup abupan tukang besi bisa membakar pakaianmu, bisa pula engkau sekedar mendapatkan aroma buruk bersamanya. Oleh karena itu, marilah kita membentengi diri kita dengan ilmu agama yang benar.
4. Isteri
Sebagai seorang wanita, pasti ada keinginan dalam hati untuk menikah. Ciee ada yang lagi senyum,senyum nih.. Hehehe
Untuk proses menuju pernikahan, ada beberapa orang yang melaluinya dengan cara yang salah (pacaran) dan dengan cara yang benar (ta'aruf). Kedua hal ini jelas berbeda. Kalau pacaran itu sendiri tidak jelas kapan nikahnya, sedangkan untuk ta'arufan ini sudah jelas tanggal pernikahannya.
Note : "Jangan dekati zina. Zina mata yaitu memandang, lisan yaitu berucap, jiwa yaitu mengkhayal, dibenarkan dan didustakan dengan kemaluan" (H.R.Bukhari Muslim)
Adapun hukum berzina dalam Islam yaitu : Jika masih lajang, maka akan di cambuk sebanyak 1000X, dan jika sudah menikah, maka akan di rajam (di kubur badan sampai lehernya kemudian dilempari batu sampai meninggal)
Yakinlah bahwa laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik dan laki-laki yang jahat untuk perempuan yang jahat pula. Oleh karena itu persiapkanlah diri kita untuk menjemput jodoh yang terbaik yang telah disiapkan Allah untuk wanita sholeah :)
Yah, menikah merupakan sunnah Rasulullah untuk menyempurnakan sebagian agama kita.
Menjadi seorang istri yang sholahah itu butuh kesabaran. Ada banyak hal yang harus kita urus. Belum lagi kalo sudah punya anak :D wadduh rempong juga yah? Nah, disinilah kita dituntut untuk bisa membagi waktu. Apalagi jika kita seorang wanita karir, yah harus pandai-pandai atur waktunya agar bisa sukses dalam karir/pekerjaan juga bisa sukses dalam membangun keluarga yang Sakinah, Mawaddah dan Warahmah :D
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu, maka wanita yang sholeh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
5. Ibu
Menjadi seorang ibu bukanlah perkara yang mudah. Ada banyak sekali tantangan dan ujian yang harus kita hadapi untuk mendapatkan gelar "SEORANG IBU". Mulai dari mengandung, menyusui, serta mendidik anak-anak agar bisa menjadi sholeh dan sholehah serta bisa menjadi manusia yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa. Adapun tugas utama seorang ibu yaitu : Melayani suami dan mendidik anak.
6. Anggota Masyarakat
Konon, selalu ada sosok wanita di balik setiap laki-laki hebat. Bisa jadi
wanita yang dimaksud adalah sosok ibu, saudari, istri, anak, tokoh sejarah atau
lainnya. Yang jelas, ia seolah diciptakan untuk memberikan air kehidupan pada
lelaki hebat. Menghabiskan usia untuk mendukung cita-citanya.
Perempuan adalah sosok yang menjadi tauladan bagi
sebuah generasi, sehingga harus dipersiapkan secara matang untuk menuju suatu
perubahan. Perempuan tidak akan bisa mengurus rumah tangga atau masyarakat
pengetahuan intelektual dan etika yang memadai. Sesungguhnya Islam memberikan perhatian
yang besar terhadap kaum perempuan dan menempatkan mereka pada posisi yang
terhormat. Perempuan memiliki peranan penting yang tidak dapat diabaikan begitu
saja. Banyak sekali peranan perempuan baik dalam kehidupan keluarga, ekonomi,
politik, sosial kebudayaan, hingga dalam pendidikan dan agama. Sebagai anggota
masyarakat, saat seorang perempuan melihat bahwa masyarakatnya mengalami
gangguan stabilitas atau terkena penyakit, maka ia harus segera mencari jalan
penanggulangannya. Bahkan, dalam kondisi tertentu, perempuan diharuskan terjun
ke masyarakat, misalnya, harus ada perempuan yang bekerja sebagai dokter untuk
melayani kebutuhan kaum perempuan
Kutipan Dr.Layyinah al-Hamshi (Motivator Muslimah Dunia)
"Seorang muslimah bukanlah objek untuk bersenag-senang; bukan sekedar perantara melahirkan generasi penerus; bukan burung bersayap patah yang menyembunyikan luka mendalam di balik jubah hitamnya.
Seorang muslimah berhak memahami dan menguasai ajaran agama-agama serta menjadi pendidik yang baik-oleh karenanya berhak meraih kemuliaan. Ia memiliki kesempatana yang sama untuk meraup rida Allah beserta penghargaan dan cinta sesama hamba."
Salam Ukhuwah Saudariku :)

